Harry Warga Negara Siap Emban Tugas CdM SEA Games 2019

0
14
PB PABBSI

SuaraKarya.id – JAKARTA : Komite Olimpiade Indonesia menetapkan Harry Warga Negara yang menjabat Komisi Sport Development (Pengembangan Olahraga) KOI sebagai Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games XXX Filipina 2019 menggantikan posisi Rosan P Roeslani mulai 3 September 2019. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) akan mendapat kepercayaan mengemban tugas lebih besar menjadi CdM Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020. 

“Ya, saya ditunjuk pak Ericik Thohir untuk menggantikan pak Rosan P Roeslani mendapat tugas menjadi CdM Olimpiade Tokyo 2020. Keputusan itu diambil KOI sebagai penghargaan bagi cabang angkat besi yang dipimpin pak Rosan P Roeslani rutin menyumbang medalii pada Olimpiade,” kata Harry Warga Negara yang dihubungi melalui telepon selular, Kamis (12/9/2019).

Harry sendiri mengaku siap melaksanakan tugas CdM dan berniat memberikan yang terbaik. “Ini suatu kehormatan mrngemvan tigas negara. Dan, saya siap menyedialan waktu penuh untuk menjalankan tugas sebagai CdM Kpntingen Indonesia untuk SEA Games XXX Filipina 2019,” katanya.

Bagi Harry Warga Negara menangani seluruh kebutuhan kontingn Indonesia bukan hal baru. Pasalnya, dia bukan hanya pernah mendampingi Raja Sapta Oktohari saat ditunjuk menjadi CdM Kontingen Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tetapi tugasnya di KOI memang supervisi semua CdM.

“Pengalaman saya saat mendampingi pak Raja Sapta Oktohari saat menjadi CdM Kontingen Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 akan coba saya terapkan di SEA Games Filipina nanti. Saat itu, seluruh kebutuhan kontingen Indonesia terpenuhi termasuk tidak ada hambatan masalah transportasi atlet saat menuju lokasi pertandingan,” jelasnya.

Sebagai contoh, Harry Warga Negara menyebut, demi menunjang kebutuhan atlet selama pelaksanaan SEA Games Filipina yang akan digelar 31 Nopember hingga 12 Desember 2019, Indonesia akan membentuk posko di tiga daerah tempat pertandingan yakni Metro Manila, Subic, dan Clark.  Tujuannya, menjaga performa atlet agar tidak terganggu dengan minimnya dukungan ofisial selama pertandingan.

Harry Warga Negara yang akrab dipanggil HWN menyadari untuk menjalankan tugas itu tak bisa sendirian. Dia butuh dukungan dari pemerintah, KOI, dan stakeholder olahraga. Makanya, dia ingin membentuk tim khusus seperti yang idlakukan Erick Thohir saat menjabat CDM.

“Tim itu berfungsi untuk membantu CdM dalam tiga bulan ke depan untuk mempersiapkan semua komunikasi dengan cabor dan atlet sehingga bisa diidentifikasi dan mengintaris seluruh kebutuhan dari setiap cabor,” ujarnya.

“Kendala yang sering terjadi adalah masalah akomodasi. Atlet sendiri sudah masuk dalam wisma atlet, tapi penunjang atletnya ini yang ternyata harus tinggal di luar wisma. Sementara di luar itu, hotel rupanya sudah pada full booking, sehingga harus cari kreativitas lain untuk bisa mengatasi ini,” katanya.

Disinggung masalah Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dibentuk KOI, HWN menyebut tetap akan menjadi bagian dari tim CdM yang akan membantu mensupport para atlet untuk bisa tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

Lebih jauh Harry Warga Negara juga menjelaskan, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan pihak Kemenpora menyangkut masalah anggaran dan jumlah atlet yang bakal diterjunkan pada SEA Games Filipina 2019.

“Tim terus berkoordinasi menyangkut masalah jumlah anggaran yang disiapkan Kemenpora sehingga Tim Monev dan Kemenpora bisa memutuskan jumlah atlet yang akan memperkuat kontingen Indonesia,” tandasnya. ***

Editor : Azhari Nasution

Asian Games 2018