Indonesia Siap Gantikan Filipina Jadi Tuan Rumah SEA Games 2019 Jika Hal Ini Terpenuhi

0
537
THE SYMBOL OR LOGO OF THE INDONESIAN OLYMPIC COMMITTEE
THE SYMBOL OR LOGO OF THE INDONESIAN OLYMPIC COMMITTEE

Komite Olimpiade Indonesia (KO) siap ajukan Indonesia menjadi pengganti Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019. Kesiapan ini  jika ada tawaran dari SEA Games Council dan sinyal dari pemerintah kota/provinsi yang siap menjadi tuan rumah. Filipina sendiri mundur sebagai tuan rumah karena alasan keamanan di negaranya yang kini sedang berperang dengan ISIS.

Ketua KOI, Erick Thohir, kepada wartawan di Jakarta, Selasa 25 Juli 2017 malam, mengatakan jika Filipina mundur, pasti akan ada tawaran ke negara Asia Tenggara lainnya oleh SEA Games Council. KOI sendiri akan maju untuk bidding tuan pengganti mana kala ada sinyal yang diisyaratkan oleh pemerintah daerah atau pemerintah provinsi yang saat ini sedang mereka lobi.

“Saat ini sih belum ada tawaran dari SEA Games Council. Tapi kalau KOI disuruh pemerintah kota atau provinsi/pusat untuk lobi ya kita jalan. Asalkan ada sinyal positif, kita akan ajukan surat. Tapi kalau tidak ada yang berminat ya tidak akan kita berani maju. Karena kita tidak bisa langsung datang ke Sea Games Council dan meminta, kita harus nunggu penawaran dulu juga. Kita masih tunggu, secara resmi belum ada,” ujarnya.

Cukup siap

Meskipun persiapan Asian Games 2018 saja sudah cukup ribet, tapi Indonesia dinilainya cukup siap. Pasalnya, ini terkait dengan visinya pemerintah, bahwa setelah Asian Games 2018 venue akan dipergunakan untuk apa? Apakah hanya jadi pemandangan atau menjadi sesuai kegiatan yang berkelanjutan.

“Ini juga sesuai amanat Presiden agar setelah Asian Games 2018 venue-venue ini bisa terus dimanfaatkan di berbagai gelaran olahraga. Seperti Singapura misalnya. Mereka usai SEA Games membuat event-event untuk terus me-maintance venue ex-SEAG. Termasuk membuat event pertandingan sepakbola internasional. Di sana hebatnya, dana Singapore Tourism Board yang support,” katanya.

Ditambahkan oleh Ketua Sport Development KOI, Harry Warganegara, pihaknya nanti akan menanyakan soal tawaran tersebut pada SEA Games Council saat SEAGAF General Essembly yang digelar di tengah-tengah penyelenggaran SEA Games Kuala Lumpur 2017 mendatang, di Agustus. Apakah ada tawaran ke Indonesia atau tidak.

“Saat ini kami sedang diskusi dulu dengan pimpinan daerah secara langsung. Siapa yang mau dan bersedia menjadi tuan rumah. Ini diluar Jakarta dan Palembang yang kami tawarkan, karena keduanya sudah level penyelenggaraan Asia. Beberapa daerah yang kami tawarkan yakni Jatim dan Jabar. Tapi kalau ada tawaran dan ada negara yang main, kita bisa masuk ya kita akan masuk. Kita lagi jajakin. Tapi final belum. Masih ada waktu sebulan untuk membahasnya,” tuturnya.

Asian Games

Sementara itu, pemerintah mengatakan jika saat ini mereka belum memikirkan soal menjadi tuan rumah SEA Games 2019. Mengingat fokus utama Kemenpora saat ini adalah Asian Games dan Asian Paragames 2018. Tapi menurut Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto jika ada daerah yang mau mendanai sendiri sebagai tuan rumah tanpa memberatkan APBN dipersilakannya.

“Asalkan nanti jangan sampai memberatkan anggaran negara. Atau minimal kalau pun ada yang dibebankan di pusat, harus seminimnya bantuannya,” ucap Gatot.

Tapi dia yakin tidak ada daerah yang akan mengajukan diri, mengingat di 2019 nanti, iklim politik Indonesia dinilai kurang pas. Hal itu mengingat di 2019 lalu, Indonesia sedang dalam perhelatan besar politik, yakni pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan Presiden.***

Asian Games 2018 Asian Games 2018